Top News
Nasional Internasional Sul-Sel Politik Hukum Olahraga Lifestyle Tekno Agama Tren Properti Pendidikan Tokoh Opini Video Iklan Ekonomi Selebriti Sosial Food
×

DATA COVID-19 DI INDONESIA

Update terakhir: 02 Agustus 2020, 15:42 WITA

TERKONFIRMASI

111,455

+1,519 Kasus

Dirawat 32,244

Meninggal 5,236

P. Sembuh 68,975

Berita Terpopuler Hari Ini: Komentar IDI soal Klaim Hadi Purnomo Temukan Obat Covid-19 Bupati Barru, Letakkan Batu Pertama Rumah Tahfidz Relawan Akhirat Presiden Bubuhkan Tanda Tangan, Gaji 13 ASN Cair Bulan Ini Jadi Top Skor Musim Ini, Immobile Samai Rekor Higuain di Seri A Pegang Presidensi Dewan Keamanan PBB, RI Akan Angkat Isu Covid-19 hingga Terorisme Guardiola Mengakui Liverpool Lawan Terberat dalam Kariernya Dimulai hari ini! Begini cara daftar ulang peserta SKB CPNS Pasangan Selingkuh Tak Mengenakan Pakaian Pingsan di Dalam Mobil, Berstatus PNS Nadiem Izinkan Dana BOS Dipakai Beli Kuota Internet PJJ Karaoke Berujung Maut, Gadis Asahan Tewas dengan Mulut Berbusa
Landscape for All Languages

Abdul Hayat Dampingi Menteri Pertanian Panen 630 Sapi Hasil Inseminasi Buatan

Berita Sul-Sel | 2020-07-30

Abdul Hayat Dampingi Menteri Pertanian Panen 630 Sapi Hasil Inseminasi Buatan, Kamis, 30 Juli 2020
SINJAI, JALURINFO,- Langkah Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi daerah penyangga daging nasional terus digalakkan. Hari ini, Kamis, 30 Juli 2020, bersama Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, Sekretaris Dinas Provinsi Sulsel, Dr. Abdul Hayat memanen 630 anak sapi usia sampai 8 bulan hasil inseminasi buatan. Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Sinjai Bersatu diikuti oleh 500 peternak dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sinjai.

Abdul Hayat menyampaikan apresiasi luar biasa atas model peternakan yang dikembangkan Kementerian Pertanian dalam menguatkan stabilitas pangan nasional.

"Pemprov Sulsel sangat apresiasi atas pengembangan peternakan yang ada di Sinjai, ini salah satu model akselerasi untuk Sulsel menjadi wilayah penyangga daging nasional," ujar Abdul Hayat.

Ia mengatakan, Kabupaten Sinjai merupakan daerah ketiga dengan peternakan terbesar setelah Kabupaten Bone dan Gowa. "Langkah ini tentu akan kita optimalkan dengan pengawasan dan evaluasi secara maksimal," tuturnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada kegiatan ini menyampaikan langkah strategis yang dilakukan lembaganya untuk pengembangan sapi di Sinjai dengan membentuk klaster ternak.

Baca juga: Jaringan Telkomsel di Masamba Sudah Pulih 100%

"Di mana satu klaster ternak terdiri dari lima desa yang tiap-tiap desa mengembangkan 200 ekor sapi ternak. Jumlah ini dibagi 60 persen untuk penggemukan dan sisanya untuk budidaya," jelas Syahrul.

Mantan orang nomor satu di Sulsel ini menyebutkan, meski di masa pandemi sektor pertanian masih mampu tumbuh dari 12,6 persen menjadi15,8 persen.
Abdul Hayat Dampingi Menteri Pertanian Panen 630 Sapi Hasil Inseminasi Buatan

Baca juga: Perkawinan Anak Capai 2.731 Kasus, Gugus Tugas KLA Gelar Lokakarya

Sementara untuk ternak, ia menyebutkan, kebutuhan daging yang mampu disuplai dalam negeri adalah 400 ribu ton dari 700 ribu ton yang dibutuhkan.

"Kekurangan ini membuat kita masih harus impor sekitar 200 sampai 300 ribu ton. Dengan begitu, langkah untuk memaksimakan produksi daging dalam negeri harus terus kita optimalkan," terangnya.

Baca juga: Pemerintah Suriah Umumkan Bangun Miniatur Replika Hagia Sophia

Syahrul optimistis, model peternakan melalui inseminasi buatan serta dukungan kepada para peternak mampu memperkecil nilai ekspor dan berdampak signifikan pada perekonomian peternak.

Dari data Dinas Peternakan Kabupaten Sinjai, dari tahun 2019 hingga triwulan kedua 2020, jumlah kelahiran sapi mencapai 3.400 ekor. Rata-rata terdapat 173 ekor sapi dalam 1 kilometer persegi wilayah Kabupaten Sinjai. Hasil ternak sapi dengan metode inseminasi buatan dapat menghasilkan sapi dengan bobot hingga tiga kali sapi biasa. Dengan bobot yang besar juga berdampak pada harga sapi yang juga meningkat. (*)
Terkini
Terpopuler
Covid 19
Video

Berita Terkait

KOLEKSI VIDEO POPULER

BERITA VIDEO: Keutamaan Waktu
Subuh, dan Kerugian bila
meninggalkan Shalat Subuh

BERITA VIDEO: Beberapa Pemuda
masuk ke RS Akibat Ingin
Memperbesar Alat Kelamin

BERITA VIDEO: Ustadz Das'ad
Latief: Rahasia Menghadapi
Istri yang Suka Ngomel

BERITA VIDEO : Sancaklar,
Mesjid Megah Dengan Desain
Terunik di Turki

BERITA VIDEO: 10 Pertandingan
KO Terbaik Mike Tyson

BERITA VIDEO: Detik-detik
Peluncuran Crew Dragon
Spacecraft dan Dua Astronot
ke ISS

BERITA VIDEO: Lima
Pertandingan yang Meng-KO Mike
Tyson

BERITA VIDEO: Ustadz Das'ad
Latief: Ingin Perbaiki Hidup?
Perbaiki Shalat!

BERITA VIDEO: Sholawat Nabi
Paling Merdu dari Timur Tengah

BERITA VIDEO: Surah Al-Mulk
oleh seorang pemuda Afrika,
viral di Medsos

BERITA VIDEO: Nabi Muhammad
adalah Tokoh yang Menentang
Keras Rasisme

BERITA VIDEO: Longsor yang
menenggelamkan Rumah di Desa
Battang Poros Toraja Palopo
(1)

BERITA VIDEO: Longsor yang
menenggelamkan Rumah di Desa
Battang Poros Toraja Palopo
(2)

BERITA VIDEO: Pangdam XIV
Hasanuddin, Mayjen TNI A.
Sumangerukka, Mengajak
Masyarak Bersatu Melawan
Covid-19

BERITA VIDEO: Detik-detik
Banjir Bandang Seret Korban di
Masamba

BERITA VIDEO: Memilukan!,
Penampakan Akibat Banjir
Masamba, Masjid & Rumah Warga
Dipenuhi dengan Lumpur

BERITA VIDEO: Viral Gadis
Cilik Berhasil Diselamatkan
Setelah Terendam Lumpur Banjir
Bandang Masamba

BERITA VIDEO: Kondisi di
Sekitar Mesjid Radda Pasca
Banjir Bandang Masamba

BERITA VIDEO: Kondisi Terkini
Kota Masamba Pasca Banjir
Bandang

BERITA VIDEO: PMI Sulsel
Kirimkan Paket Bantuan Ke
Masamba

JELAJAHI LEBIH LANJUT

BERANDA

NASIONAL

GLOBAL

SUL-SEL

POLITIK

HUKUM

OLAHRAGA

LIFESTYLE

TEKNO

RELIGI

PROPERTI

PENDIDIKAN

OPINI

EKONOMI

SELEBRITI

VIDEO POPULER

TOKOH

TREN

SOSIAL

KRIMINAL

TRAVEL

SAINS

UNIK

OTOMOTIF

HIBURAN

HEALTH

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

TENTANG KAMI

SERVICES

CONTACT

Copyright 2020