Top News
Nasional Internasional Sul-Sel Politik Hukum Olahraga Lifestyle Tekno Agama Tren Properti Pendidikan Tokoh Opini Video Iklan Ekonomi Selebriti Sosial Food
×

DATA COVID-19 DI INDONESIA

Update terakhir: 02 Agustus 2020, 15:42 WITA

TERKONFIRMASI

111,455

+1,519 Kasus

Dirawat 32,244

Meninggal 5,236

P. Sembuh 68,975

Berita Terpopuler Hari Ini: Komentar IDI soal Klaim Hadi Purnomo Temukan Obat Covid-19 Bupati Barru, Letakkan Batu Pertama Rumah Tahfidz Relawan Akhirat Presiden Bubuhkan Tanda Tangan, Gaji 13 ASN Cair Bulan Ini Jadi Top Skor Musim Ini, Immobile Samai Rekor Higuain di Seri A Pegang Presidensi Dewan Keamanan PBB, RI Akan Angkat Isu Covid-19 hingga Terorisme Guardiola Mengakui Liverpool Lawan Terberat dalam Kariernya Dimulai hari ini! Begini cara daftar ulang peserta SKB CPNS Pasangan Selingkuh Tak Mengenakan Pakaian Pingsan di Dalam Mobil, Berstatus PNS Nadiem Izinkan Dana BOS Dipakai Beli Kuota Internet PJJ Karaoke Berujung Maut, Gadis Asahan Tewas dengan Mulut Berbusa
Landscape for All Languages

Demi Keamanan India Kembali Blokir Puluhan Aplikasi dari China, Salah Satunya Tiktok

Internasional | 2020-07-30

Ilustrasi
NEW DELHI, JALURINFO,- Pemerintah India kembali memblokir banyak aplikasi asal China, Rabu (29/7). India juga dilaporkan tengah meninjau ratusan aplikasi lain dari perusahaan-perusahaan China yang terkenal dengan alasan masalah keamanan data, privasi nasional, dan mengingat ketegangan hubungan antara kedua negara belakangan.

Seorang pejabat di Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi India mengatakan kepada CNN Business bahwa pemerintah India melarang 47 aplikasi tambahan dengan alasan yang sama dengan 59 aplikasi lain yang telah diblokir bulan lalu. Alasan yang dimaksud yakni alasan keamanan nasional. Aplikasi yang masuk dalam larangan awal bulan lalu adalah beberapa aplikasi China terkemuka seperti TikTok yang sangat populer.

Baca juga: Pegang Presidensi Dewan Keamanan PBB, RI Akan Angkat Isu Covid-19 hingga Terorisme

Varian aplikasi kali ini kemungkinan akan mencakup versi yang lebih ringan yang dirancang untuk ponsel cerdas tingkat pemula dengan memori terbatas. "Meskipun keputusan didasarkan pada fakta bahwa aplikasi baru adalah klon dari aplikasi yang sebelumnya dilarang, kami percaya bahwa ini menandakan niat yang kuat dari sudut pandang pemerintah India tentang sikap mereka tentang keamanan data dan privasi," kata Tarun Pathak, associate director di Counterpoint Research seperti dikutip laman CNN, Rabu.

"Ini pasti akan membuka banyak diskusi tentang aplikasi lain juga," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Seberapa Besar Kekuatan Militer Iran? Ini Penjelasannya

Pada Senin lalu, media India melaporkan bahwa pemerintah Narendra Modi tengah meninjau lebih dari 250 aplikasi lain, termasuk game mobile populer Player Unknowns Battlegrounds (PUBG) yang diterbitkan oleh Tencent (TCEHY) dan AliExpress, platform belanja dari Alibaba (BABA). PUBG adalah game seluler teratas oleh pengguna aktif bulanan di India tahun lalu.

Langkah-langkah tersebut adalah tanda terbaru kemunduran dalam hubungan India-China. Pekan lalu, India membatasi negara-negara tetangga dari penawaran pada kontrak publik, mengutip alasan pertahanan India dan keamanan nasional.

Baca juga: Tokyo Siap Deklarasikan Darurat Nasional Jika Virus Corona Memburuk

Pembatasan itu berisi pengecualian untuk Bangladesh, Myanmar dan Nepal, dan sebagian besar dianggap ditujukan untuk China. Ketegangan geopolitik antara kedua negara terus meningkat setelah bentrokan perbatasan yang mematikan bulan lalu menewaskan sedikitnya 20 tentara India.

Banyak warga India menyerukan pemboikotan barang dan jasa asal China, terutama dari industri teknologi dominan China. Sementara juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan Beijing menyerukan India untuk melindungi hak-hak sah dan kepentingan investor internasional, termasuk perusahaan-perusahaan China. (republika)
Terkini
Terpopuler
Covid 19
Video

Berita Terkait

KOLEKSI VIDEO POPULER

BERITA VIDEO: Keutamaan Waktu
Subuh, dan Kerugian bila
meninggalkan Shalat Subuh

BERITA VIDEO: Beberapa Pemuda
masuk ke RS Akibat Ingin
Memperbesar Alat Kelamin

BERITA VIDEO: Ustadz Das'ad
Latief: Rahasia Menghadapi
Istri yang Suka Ngomel

BERITA VIDEO : Sancaklar,
Mesjid Megah Dengan Desain
Terunik di Turki

BERITA VIDEO: 10 Pertandingan
KO Terbaik Mike Tyson

BERITA VIDEO: Detik-detik
Peluncuran Crew Dragon
Spacecraft dan Dua Astronot
ke ISS

BERITA VIDEO: Lima
Pertandingan yang Meng-KO Mike
Tyson

BERITA VIDEO: Ustadz Das'ad
Latief: Ingin Perbaiki Hidup?
Perbaiki Shalat!

BERITA VIDEO: Sholawat Nabi
Paling Merdu dari Timur Tengah

BERITA VIDEO: Surah Al-Mulk
oleh seorang pemuda Afrika,
viral di Medsos

BERITA VIDEO: Nabi Muhammad
adalah Tokoh yang Menentang
Keras Rasisme

BERITA VIDEO: Longsor yang
menenggelamkan Rumah di Desa
Battang Poros Toraja Palopo
(1)

BERITA VIDEO: Longsor yang
menenggelamkan Rumah di Desa
Battang Poros Toraja Palopo
(2)

BERITA VIDEO: Pangdam XIV
Hasanuddin, Mayjen TNI A.
Sumangerukka, Mengajak
Masyarak Bersatu Melawan
Covid-19

BERITA VIDEO: Detik-detik
Banjir Bandang Seret Korban di
Masamba

BERITA VIDEO: Memilukan!,
Penampakan Akibat Banjir
Masamba, Masjid & Rumah Warga
Dipenuhi dengan Lumpur

BERITA VIDEO: Viral Gadis
Cilik Berhasil Diselamatkan
Setelah Terendam Lumpur Banjir
Bandang Masamba

BERITA VIDEO: Kondisi di
Sekitar Mesjid Radda Pasca
Banjir Bandang Masamba

BERITA VIDEO: Kondisi Terkini
Kota Masamba Pasca Banjir
Bandang

BERITA VIDEO: PMI Sulsel
Kirimkan Paket Bantuan Ke
Masamba

JELAJAHI LEBIH LANJUT

BERANDA

NASIONAL

GLOBAL

SUL-SEL

POLITIK

HUKUM

OLAHRAGA

LIFESTYLE

TEKNO

RELIGI

PROPERTI

PENDIDIKAN

OPINI

EKONOMI

SELEBRITI

VIDEO POPULER

TOKOH

TREN

SOSIAL

KRIMINAL

TRAVEL

SAINS

UNIK

OTOMOTIF

HIBURAN

HEALTH

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

TENTANG KAMI

SERVICES

CONTACT

Copyright 2020