POLITIK & PILKADA

Respon Isu Kongres Luar Biasa, AHY Temui Senior Partai Demokrat

Raup Ucapkan Terima Kasih Dukungan Masyarakat

Usai Dipecat Demokrat, Yus Sudarso Sebut Demokrat Bak Partai Kerajaan

Ada Upaya Kudeta AHY, Demokrat Pecat 7 Kadernya

Wawancara Khusus Bupati Gowa, Adnan Komitmen Jadikan Gowa Kabupaten Terbaik dan Terdepan di Sulsel

OLAHRAGA

  1. Unggul Head to Head, Liverpool diprediksi Menang Kontra Chelsea di Anfield

  2. Mayoritas Warga Jepang Tolak Pelaksanaan Olimpiade Tokyo di 2021

  3. Polling AFC Tempatkan Delapan Pemain Muda Terbaik, Asnawi di Urutan Keempat

  4. Agen Sebut Maksimal Hanya 10 Klub yang Mampu Beli Haaland, 4 Diantaranya dari Inggris

  5. Prediksi dan Head to Head Atletico Madrid vs Chelsea di Liga Champions

  6. PSG Siap Boyong Harry Kane dari Tottenham Hotspur

  7. Live Streaming Laga Panas Liga Italia, Pertemukan Ac Milan vs Inter Milan

SELEBRITI

Artis Rina Gunawan Meninggal Dunia

Frustrasi dengan Warganet +62, Dayana Berhenti Terima Followers

Ada Apa? Wulan Guritno Gugat Cerai Suaminya

Dijadwalkan Resepsi 21 Februari, Kalina Oktarani dan Vicky Prasetyo Batal Nikah

Batal Nikah, Ayu Ting Ting Bongkar Fakta Baru Tentang Hubungannya dengan Aditya Jayusman

HUKUM & KRIMINAL

  1. Putusan Hebat dan Fenomenal, Warisan Hakim Agung Artidjo Alkostar

  2. Seorang Suami di Sabbang Selatan Tega Tebas Istri Hingga Tewas di Pematang Sawah

  3. NA Diciduk KPK, Dekan Fakultas Pertanian Unhas Kaget, Tidak Menyangka

  4. Beberapa Pemilik Perusahaan Merasa Dibohongi, Polda Sultra Jebloskan Ke Penjara Dirut PT Rosini Indonesia

  5. Akibat Tilep Dana Pusat, Oknum ASN Lutra Dipenjara

Di Tengah Pandemi Covid-19, Harta Para Milyarder Melejit Tajam

Ekonomi | 2020-12-29

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
JALURINFO,- Sejumlah miliarder bertambah kaya ketika dunia mengalami pandemi Covid-19.

Menurut data bank Swiss, UBS, selama periode April hingga Juli 2020, kekayaan sejumlah miliarder ini bertambah US$10,2 triliun atau sekitar Rp144.078 triliun.

Para miliarder meraup keuntungan, sebagian besar, dari saham yang nilainya pulih setelah mengalami pelemahan saat lockdown global pada bulan Maret dan April.

Data UBS juga memperlihatkan, jumlah miliarder bertambah dari 2.158 pada tahun 2017 menjadi 2.189 tahun ini.

Laporan ini dikeluarkan setelah Bank Dunia memperingatkan bahwa pandemi virus corona menyebabkan angka kemiskinan ekstrem untuk pertama kalinya naik dalam kurun lebih dari dua dekade.

Baca juga: Tampuk Pimpinan Berganti, Minarni Lukman Nakhodai BP Jamsostek Sulawesi Tenggara

Mereka yang banyak untung terutama adalah para eksekutif perusahaan-perusahaan besar dan mereka yang bergerak di bidang teknologi.

UBS mengatakan kekayaan para konglomerat naik tajam sebesar 44% selama periode April-Juli.

Para miliarder teknologi juga mengalami pertambahan kekayaan yang signifikan, naik sebesar 41%.

Menurut UBS, pandemi Covid-19 mendorong peningkatan permintaan atas barang dan jasa mereka, sementara aturan jaga jarak meningkatkan volume bisnis digital.




BERITA TERKAIT

Pajak 0% Mobil Baru, Begini Skenario Pleaksanaannya
Harga Minyak Dunia Hampir Sentuh 60 Dolar AS Per Barel
PT VDNI dan Pemerintah Gelar Rakor Persiapan  Pembangunan Politeknik Industri
Soal Wakaf Uang, Begini Hukum hingga Pemanfaatannya
Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu Sri Mulyani
Buka Keran Ekspor 2021, Biji Mete Sultra Pasok Pasar Vietnam
Jokowi Tetapkan Nilai Tunjangan PNS untuk 4 Jabatan Fungsional
Jualan Pot Bunga saat Pandemi, Ibu Ini dapat Omset Jutaan Rupiah per Bulan
Menguat Hingga 8 Persen, Saham Tesla Lampaui Facebook
Abaikan Protokol Keesehatan , FMPK Minta Kadin Sultra Tunda Tahapan Muswil

TERPOPULER

  1. Ada Kongkalikong Penyusunan Tatib Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo?

  2. Soal Investasi Miras di Indonesia, Politisi PKS Bilang Ini ke Jokowi

  3. Ombudsman RI : Rektor UHO Kendari, Muh. Zamrun Firihu, Melakukan Plagiat Parah

  4. Beberapa Pemilik Perusahaan Merasa Dibohongi, Polda Sultra Jebloskan Ke Penjara Dirut PT Rosini Indonesia

  5. Akibat Tilep Dana Pusat, Oknum ASN Lutra Dipenjara

  6. Ini Besaran Insentif Kartu Prakerja Gelombang Ke-12

  7. Prediksi dan Head to Head Atletico Madrid vs Chelsea di Liga Champions

  8. Saksi Ahli JPU: Ada Solar dan Tinner di Gedung Kejagung yang Terbakar

  9. Disebut Gagal Tangani Peredaran Narkoba di Lapas, Pemuda dan Mahasiswa Desak Kemenkumham Copot Kalapas Kelas II A Kendari

  10. PSG Siap Boyong Harry Kane dari Tottenham Hotspur

RELIGI

Ramai Aktifitas Buzzer, MUI Terbitkan Fatwa, Simak Isinya.

Masjid Lautze Jadi Jembatan Etnis Tionghoa di Indonesia Mengenal Islam

Ini Keutamaan Jalan Kaki Menuju Masjid untuk Salat Berjamaah

Ingin Masuk Sorga? Simak Wasiat dari Umar bin Khattab

WHO Sebut Madinah sebagai Kota Tersehat di Dunia, Ini Alasannya

EKONOMI

  1. Tampuk Pimpinan Berganti, Minarni Lukman Nakhodai BP Jamsostek Sulawesi Tenggara

  2. Ini Besaran Insentif Kartu Prakerja Gelombang Ke-12

  3. Pencarian Mobil Baru di Google Melonjak

  4. Pajak 0% Mobil Baru, Begini Skenario Pleaksanaannya

  5. Harga Minyak Dunia Hampir Sentuh 60 Dolar AS Per Barel

  6. PT VDNI dan Pemerintah Gelar Rakor Persiapan Pembangunan Politeknik Industri

  7. Soal Wakaf Uang, Begini Hukum hingga Pemanfaatannya

  8. Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu Sri Mulyani

  9. Buka Keran Ekspor 2021, Biji Mete Sultra Pasok Pasar Vietnam

  10. Jokowi Tetapkan Nilai Tunjangan PNS untuk 4 Jabatan Fungsional

  11. Jualan Pot Bunga saat Pandemi, Ibu Ini dapat Omset Jutaan Rupiah per Bulan

  12. Menguat Hingga 8 Persen, Saham Tesla Lampaui Facebook

Di Tengah Pandemi Covid-19, Harta Para Milyarder Melejit Tajam

Ekonomi | 2020-12-29

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
Choose Language!
JALURINFO,- Sejumlah miliarder bertambah kaya ketika dunia mengalami pandemi Covid-19.

Menurut data bank Swiss, UBS, selama periode April hingga Juli 2020, kekayaan sejumlah miliarder ini bertambah US$10,2 triliun atau sekitar Rp144.078 triliun.

Para miliarder meraup keuntungan, sebagian besar, dari saham yang nilainya pulih setelah mengalami pelemahan saat lockdown global pada bulan Maret dan April.

Data UBS juga memperlihatkan, jumlah miliarder bertambah dari 2.158 pada tahun 2017 menjadi 2.189 tahun ini.

Laporan ini dikeluarkan setelah Bank Dunia memperingatkan bahwa pandemi virus corona menyebabkan angka kemiskinan ekstrem untuk pertama kalinya naik dalam kurun lebih dari dua dekade.

Baca juga: Tampuk Pimpinan Berganti, Minarni Lukman Nakhodai BP Jamsostek Sulawesi Tenggara

Mereka yang banyak untung terutama adalah para eksekutif perusahaan-perusahaan besar dan mereka yang bergerak di bidang teknologi.

UBS mengatakan kekayaan para konglomerat naik tajam sebesar 44% selama periode April-Juli.

Para miliarder teknologi juga mengalami pertambahan kekayaan yang signifikan, naik sebesar 41%.

Menurut UBS, pandemi Covid-19 mendorong peningkatan permintaan atas barang dan jasa mereka, sementara aturan jaga jarak meningkatkan volume bisnis digital.

Berita Terkait

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020