Top News
Nasional Internasional Sul-Sel Politik Hukum Olahraga Lifestyle Tekno Agama Tren Properti Pendidikan Tokoh Opini Video Iklan Ekonomi Selebriti Sosial Food
×
Berita Terpopuler Hari Ini: Gubernur - CEO ASEI Bina Holding Tandatangani MoU Investasi Nur Khaerat Pastikan Program KKNE Unifa di Daerah Terlaksana Meskipun Covid-19 Terjadi Penembakan di Gedung Putih AS, Trump Langsung Diamankan ASN Maju Pilwalkot Harus Mengundurkan Diri, Bukan Non Aktif Sementara Dibarengi Raker, HUT LKGH Makin Meriah dengan Penampilan Tarung Drajat dan Kontes Body Language Viral... Ajakan Masyarakat Gelar Shalat Jumat Perdana di Mesjid Kubah 99 Makassar, Ini Komentar Edi Junaedi Bakri Gunung Sinabung Meletus, Berikut Rilis Pos PVMBG Setempat Lebih Parah Mana? Krisis Ekonomi 98 atau Sekarang, Begini Kata Ahli Ekonomi Siap Pimpin Kota Makassar, Dilan Usung Pilar "Ayo Kerja" Mulai Hari Ini Gaji PNS Hingga Pensiunan Dicairkan, Silakan Dicek Rekening

DATA COVID-19 DI INDONESIA

Update terakhir: 11 Agustus 2020, 16:30 WITA

TERKONFIRMASI

128,776

+1,693 Kasus

Dirawat 39,242

Meninggal 5,824

P. Sembuh 83,710

Landscape for All Languages

Kehadiran Smelter Berdampak Positif Bagi Perekonomian

Ekonomi | 2020-07-29

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara, H Ali Mazi
KENDARI, JALURINFO,- Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara, H Ali Mazi mengatakan, kehadiran perusahaan smelter di bumi anoa membawa dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Terlebih lagi memang, potensi nikel di bumi anoa amatlah besar.

Hal ini disampaikannya saat menjadi salah satu pembicara diacara Economic Chalangges bertajuk "Hilirisasi Menggaet Investasi" yang disiarkan langsung Metro TV, kemarin. Hadir juga dalam kegiatan itu, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Arifin.

"Sultra memiliki potensi SDA berupa cadangan bahan baku nikel yang diperkirakan sebesar 97,4 miliar ton. Secara ekonomis akan menguntungkan karena bahan baku yang tersebar di Sultra sangat luar biasa," ujarnya.

Baca juga: Toshiba, Selamat Tinggal Bisnis Laptop

Ali Mazi mengakui, jika beberapa tahun yang lalu, pertambahan industri pertambangan di Sultra hanya menghasilkan bahan baku industri hulu. Kemudian seiring kebijakan pemerintah pusat, mengupayakan terjadinya penambahan nilai ekonomi dari industri pertambangan dengan adanya industri yang mengolah bahan baku menjadi barang jadi, inilah industri hilir.

"Pertanyaannya bagaimana keuntungan yang didapatkan Sultra, tentu saya selaku Gubernur mewakili pemerintah pusat bersama-sama masyarakat mendukung kebijakan pemerintah pusat karena hadirnya smelter di Sultra, maka sangat berdampak poitif tehadap pertumbuhan ekonomi," cetus pasangan Lukman Abunawas tersebut.

Sebagai informasi, pada akhir 2018 VDNI perusahaan petambangan nikel di Sultra telah berkotribusi sebesar 142,2 juta dolar Amerika Serikat terhadap ekspor Indonesia. Kemudian, pada 25 Februari 2019 smelter diresmikan oleh Menteri Perindustrian RI, Erlangga Hartanto dan Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Tahun ini, VDNI mendatangkan 500 TKA asal Tiongkok secara bertahap, dengan batas waktu enam bulan bekerja di Indonesia. Namun, apabila melebihi batas ini maka akan dideportasi. TKA didatangkan karena memiliki keahlian khusus menginstalasi pabrik smelter. Selain itu, juga karena Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan kerja sektor ini. Kehadiran tenaga kerja asing ini diharapkan memberikan tranfers teknologi pada pekerja lokal. Apalagi, ada 5.000 pekerja lokal yang akan direkrut untuk proyek smelter Konawe. Nantinya, pabrik smelter ini akan dijadikan pabrik pembuatan baterai.
Kehadiran Smelter Berdampak Positif Bagi Perekonomian

Baca juga: Harga Emas Kembali Melambung, Ini Penyebabnya

"Inilah harapan-harapan kami khususnya dari Pemprov. Potensi nikel di Sultra sangat besar sehingga perlu dimanfaatkan secara optimal. Dimana berdasarkan RKAB, tahun 2019 sumber daya terukur mencapai 480.240 juta ton dengan cadangan terbukti mencapai 893.267 ton. Nah, nilai tambah yang diperoleh cukup besar. Dimana ekspor berupa ore nikel mencapai 19,85 persen lebih sedikit dibanding jika nikel tersebut diolah menjadi vero nikel yang mencapai 79,60 persen dari total nilai ekpsor Sultra pada tahun 2019. Kemudian kontribusi kawasan Konawe cukup besar dalam upaya hilirisasi pertambangan," terangnya.

Yang pasti, sambung Ali Mazi, kehadiran Industri pertambangan di Sultra membawa multiplier efeck yang dirasakan oleh masyarakat. Terlebih lagi, dalam waktu dekat VDNI dan OSS berencana mendirikan Politeknik di Konawe.

"Ini sangat luar biasa untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Sultra sehingga ilmu pengetahuan khususnya bidang pertambangan menjadi lebih baik," ungkapnya.

Baca juga: Lebih Parah Mana? Krisis Ekonomi 98 atau Sekarang, Begini Kata Ahli Ekonomi

Video inspirasi hari ini, Keajaiban Waktu Subuh

Sementara itu, Menteri ESDM, Arifin menyebutkan bahwa sampai tahun 2024 ada 48 smelter yang sementara dalam proses pembangunan.

"Cadangan nikel kita itu ada 21 juta ton. Nah, ini bisa bertahan sampai 30 tahun lebih. Kemudian, sekarang ini ada proses hidrometalogi yaitu proses yang bisa memproses nikel-nikel berkadar konsentrasi rendah. Waktu belum ada larangan ekspor, sulit untuk melakukan kontrol untuk konsentrasi nikel-nikel yang diekspor. Jadi kedepannya sudah akan dibagi untuk nikel kadar rendah ini akan diproses hidrometalogi. Nanti, kita harapkan kadar tinggi dicampur dengan kadar rendah sehingga bisa menambah kemampuan kita berproduksi," pungkas Arifin.
Terkini
Terpopuler
Covid 19
Video

Berita Terkait

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

BERITA VIDEO: Keutamaan Waktu
Subuh, dan Kerugian bila
meninggalkan Shalat Subuh

BERITA VIDEO: Beberapa Pemuda
masuk ke RS Akibat Ingin
Memperbesar Alat Kelamin

BERITA VIDEO: Ustadz Das'ad
Latief: Rahasia Menghadapi
Istri yang Suka Ngomel

BERITA VIDEO : Sancaklar,
Mesjid Megah Dengan Desain
Terunik di Turki

BERITA VIDEO: 10 Pertandingan
KO Terbaik Mike Tyson

BERITA VIDEO: Detik-detik
Peluncuran Crew Dragon
Spacecraft dan Dua Astronot
ke ISS

BERITA VIDEO: Lima
Pertandingan yang Meng-KO Mike
Tyson

BERITA VIDEO: Ustadz Das'ad
Latief: Ingin Perbaiki Hidup?
Perbaiki Shalat!

BERITA VIDEO: Sholawat Nabi
Paling Merdu dari Timur Tengah

BERITA VIDEO: Surah Al-Mulk
oleh seorang pemuda Afrika,
viral di Medsos

BERITA VIDEO: Nabi Muhammad
adalah Tokoh yang Menentang
Keras Rasisme

BERITA VIDEO: Longsor yang
menenggelamkan Rumah di Desa
Battang Poros Toraja Palopo
(1)

BERITA VIDEO: Longsor yang
menenggelamkan Rumah di Desa
Battang Poros Toraja Palopo
(2)

BERITA VIDEO: Pangdam XIV
Hasanuddin, Mayjen TNI A.
Sumangerukka, Mengajak
Masyarak Bersatu Melawan
Covid-19

BERITA VIDEO: Detik-detik
Banjir Bandang Seret Korban di
Masamba

BERITA VIDEO: Memilukan!,
Penampakan Akibat Banjir
Masamba, Masjid & Rumah Warga
Dipenuhi dengan Lumpur

BERITA VIDEO: Viral Gadis
Cilik Berhasil Diselamatkan
Setelah Terendam Lumpur Banjir
Bandang Masamba

BERITA VIDEO: Kondisi di
Sekitar Mesjid Radda Pasca
Banjir Bandang Masamba

BERITA VIDEO: Kondisi Terkini
Kota Masamba Pasca Banjir
Bandang

BERITA VIDEO: PMI Sulsel
Kirimkan Paket Bantuan Ke
Masamba

JELAJAHI LEBIH LANJUT

BERANDA

NASIONAL

GLOBAL

SUL-SEL

POLITIK

HUKUM

OLAHRAGA

LIFESTYLE

TEKNO

RELIGI

PROPERTI

PENDIDIKAN

OPINI

EKONOMI

SELEBRITI

VIDEO POPULER

TOKOH

TREN

SOSIAL

KRIMINAL

TRAVEL

SAINS

UNIK

OTOMOTIF

HIBURAN

HEALTH

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

TENTANG KAMI

SERVICES

CONTACT

Copyright 2020