POLITIK & PILKADA

Soal Peluang Duet Prabowo-Puan, Pengamat Bilang Begini

Musda DPD II Golkar Solid dan Harmonis, Modal Bagi TP untuk Maju di Pilgub Sulsel

Terpilih Aklamasi, Menantu NA Pimpin Golkar Bantaeng

Sekjen Golkar Sebut Perang Opini Pilpres 2024 Sudah Dimulai

Yel-yel " Taufan Pawe Gubernurku ” Bergemuruh di Hotel Novena Watampone

OLAHRAGA

  1. Tim Dokter Sebut Tidak Ingin Christian Eriksen Meninggal Lagi, Kariernya Berakhir?

  2. Hasil Euro 2020 : Iran Bantai Kamboja Hampir Selusin

  3. Hasil Euro 2020 : Swiss Berbagi Angka dengan Wales

  4. Asisten Pelatih Ungkap Sebab Kekalahan Telak Indonesia dari UEA

  5. Usai Kalahkan Turki di Laga Perdana Euro 2020, Mancini Bilang Begini

  6. Hasil Euro 2020 : Italia Bungkam Turki dengan Skor Telak

  7. Laga Indonesia vs UEA, Hadirkan Fakta Menarik Ini

SELEBRITI

Kejar Lailatul Qadar, Artis Ini Lakukan Itikaf

Akad Nikah Berlangsung Sederhana, UAS Resmi Jadi Suami Fatimah Az Zahra

Nathalie Holscher Dikabarkan Minggat Dari Rumah, Begini Respon Sule

Atta-Aurel Jadi Sorotan Akibat Unggah Video Soal Malam Pertama, Dikritik NU.

Jokowi Jadi Saksi Nikah, Lokasi Pernikahan Atta-Aurel Dijaga Ketat Paspampres

HUKUM & KRIMINAL

  1. Jadi Saksi Di Sidang Agung Sucipto, NA Akui Terima Uang tapi tak terkait Proyek Katanya.

  2. Kasus Benur , Sespri Edhy Prabowo Transfer Uang Rp 1 Miliar Ke rekening Karyawan Toko Durian

  3. Kejati Sultra Dinilai Lamban Eksekusi Dirut PT AKP, Jadi Preseden Buruk Penegakan Hukum Di Sultra

  4. Mahfud MD: Dulu Korupsi Terkoordinir, Sekarang Makin Meluas dan Dilakukan Sendiri-sendiri

  5. Satu Keluarga Kepala Desa di Ilaga Papua Ditembak Mati KKB

Ahli Keamanan Siber: Bahaya Bila Data Informasi Indonesia Dikuasai Asing

Teknologi | 2021-06-09

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Chairman Lembaga Communication dan Information System Research Center (CISSRec), Pratama Persadha
JAKARTA, JALURINFO.COM - Chairman Lembaga Communication dan Information System Research Center (CISSRec) Pratama Persadha mengatakan sebuah negara bisa terancam hancur jika sistem internetnya diserang pihak luar.

Menurutnya, menguasai suatu negara tidak perlu melakukan peperangan. Jika seorang yang berniat jahat bisa menguasai data informasi suatu negara, maka negeri itu bisa terancam dihancurkan

Baca juga: Marak Pencurian Akun Facebook, Netflix dan Email. Ini Cara Mencegahnya

"Menguasai suatu negara itu tidak perlu harus menang perang, atau ngebom. Cukup menguasai data informasi saja," ungkap Pratama seperti dikutip dari Podcast JPNN.com di YouTube, Selasa (8/6).




BERITA TERKAIT

Instagram Ubah Algoritma Aplikasi Setelah Dituding Sensor Konten Palestina
Jepang Kembangkan Robot Kecil untuk Eksplorasi Bulan
Ini Cara Ubah Jaringan 4G ke 5G untuk Pengguna Android
Ini Lokasi, Jadwal Rilis & Perangkat yang Support Dengan Jaringan 5G Telkomsel
Internet 5G Akan Tersedia Pekan Ini, Perlukah Kartu SIM Diganti?
Supermoon dan Gerhana Bulan Total Kembali Akan Terjadi Tanggal 26-27 Mei 2021
Google Maps Luncurkan Fitur Canggih, Salah Satunya Bisa Live View
Rating Facebook Terus Turun, Akankah Dihapus di Playstore? Ini Kata Pengamat.
Mengenal Pegasus, Peretas Canggih Buatan Israel Yang Dimiliki RI

TERPOPULER

  1. DPR Tantang Rizal Ramli dan Rocky Gerung Debat Terbuka Soal Dana Haji

  2. Kejati Sultra Dinilai Lamban Eksekusi Dirut PT AKP, Jadi Preseden Buruk Penegakan Hukum Di Sultra

  3. Soal Kabar Dana Haji Dipakai untuk Infrastruktur, Ini Penjelasan Menko PMK

  4. Satu Keluarga Kepala Desa di Ilaga Papua Ditembak Mati KKB

  5. Sketsa- sketsa

    PEMBANGUNAN STADION MATTOANGIN, “MAJU KENA-MUNDUR KENA”
    Catatan Syamsu Nur

  6. Utamakan Keselamatan Jamaah, Kemenag Batalkan Penyelenggaraan Haji 2021

  7. Syamsul Bahri Sebut 3 Kontraktor yang Pernah Titipkan Uang 1 Kardus untuk NA

  8. Kasus Bocornya Data 279 Juta Penduduk, Polri: Diduga Kuat Berasal dari Pembobolan Data BPJS Kesehatan

  9. Tersangka Kasus Korupsi, Mantan Dirut PT Antam Ditahan Kejaksaan Agung

  10. Sempat Terjadi Perselisihan, Pemda Luwu dan Torut Akhirnya Sepakat Soal Batas Wilayah

RELIGI

Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

Terkait Haji, Yaqut: Kemenag Akan Fokus untuk Persiapan Haji Tahun Depan

Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

Calon Jamaah Haji Ramai-ramai Tarik Setoran Pelunasan, Begini Komentar Kemenag

Isu Dana Haji Disalahgunakan, Muhadjir Datangi BPKH

EKONOMI

  1. Indef: PPN Sembako Premium Berpotensi Mendorong Lonjakan Impor Pangan

  2. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

  3. Terkait Rencana Pajak Sembako, Ekonom: Sebaiknya Hanya Berlaku di Retail Modern

  4. Garuda Sudah Pangkas Lebih 20 Persen Karyawannya Sejak Pandemi

  5. Pelaku UMKM Sebut Munas Kadin Berkah bagi Sultra

  6. Gali Potensi Pajak, Pemerintah Akan Gabung Data NIK dan NPWP

  7. Menkeu Akan Kenakan Pajak 35 Persen Untuk Pendapatan 5 Milyar

  8. Jelang Idul Fitri, ini Jumlah Uang Tunai yang Disiapkan BTN

  9. Penjelasan Sri Mulyani Soal Penyebab THR PNS Tak Dibayar Penuh Tahun Ini

  10. Tak Cuma PNS, Jokowi dan Anggota DPR Juga Dipastikan Dapat THR

  11. Tindaklanjuti Aduan Terkait Pembayaran THR, Kemnaker Bentuk Posko THR Keagamaan 2021

  12. Wow Harga Ikan di Palopo Melonjak, Tembus 1 Juta Per Gabus

Ahli Keamanan Siber: Bahaya Bila Data Informasi Indonesia Dikuasai Asing

Teknologi | 2021-06-09

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Chairman Lembaga Communication dan Information System Research Center (CISSRec), Pratama Persadha
Choose Language!
JAKARTA, JALURINFO.COM - Chairman Lembaga Communication dan Information System Research Center (CISSRec) Pratama Persadha mengatakan sebuah negara bisa terancam hancur jika sistem internetnya diserang pihak luar.

Menurutnya, menguasai suatu negara tidak perlu melakukan peperangan. Jika seorang yang berniat jahat bisa menguasai data informasi suatu negara, maka negeri itu bisa terancam dihancurkan

Baca juga: Marak Pencurian Akun Facebook, Netflix dan Email. Ini Cara Mencegahnya

"Menguasai suatu negara itu tidak perlu harus menang perang, atau ngebom. Cukup menguasai data informasi saja," ungkap Pratama seperti dikutip dari Podcast JPNN.com di YouTube, Selasa (8/6).

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020