Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

Religi | 2022-01-04

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
MAKASSAR, JALURINFO,- Sejumlah cendikiawan Muslim terkemuka menekankan pentingnya bimbingan keagamaan bagi generasi muda Muslim dan upaya penanganan informasi agama di internet yang mayoritas ‘menyimpang’ dan mengandung konservatisme. Otoritas cendekiawan ini menyoroti perlunya penciptaan kesadaran yang memadai tentang sirah dan sunah Nabi SAW kepada anak-anak muda sebagai bekal untuk menyiasati tantangan zaman.

Dalam dialog bertema Riyasat-e-Medina, Islam, masyarakat dan kebangkitan etika, yang digelar Otoritas Nasional Rehmatul-lil-Alameen bersama Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, mereka menegaskan peran upaya kolektif tertentu oleh negara-negara Muslim untuk bersiap menghadapi dampak negatif modernitas terhadap pemuda Muslim.

Perdana menteri mengatakan kejahatan seksual telah meningkat tajam di masyarakat dan kasus yang sama dengan korupsi karena masalah ini tidak terbatas pada satu negara. Dia berpendapat bahwa masyarakat harus mengambil sikap melawan korupsi sehingga kejahatan sosial ini tidak terus beranak-pinak.

Baca juga: Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Khan juga menyinggung penyebaran informasi ‘sesat’ yang tersebar di sosial media yang tak jarang berisi konten vulgar dan teori konspirasi untuk melegalkan tindakan-tindakan yang melenceng dari ajaran agama Islam. Perdana menteri juga mengisyaratkan bahwa dia akan mengadakan dialog serupa dengan para cendekiawan terkenal di masa depan untuk mendapatkan pandangan mereka yang mencerahkan tentang isu-isu kontemporer.

Dia mengatakan gagasannya tentang pembentukan Otoritas Nasional Rehmatul-lil-Alameen di Pakistan adalah untuk menyatukan orang-orang di bawah ajaran Sirah dan meningkatkan standar moralitas dan etika dalam masyarakat. Cendekiawan terkemuka di dalamnya termasuk Sheikh Abdullah bin Bayyah, Dr Timothy Winter/Abdal Hakim Murad, Dr Seyyed Hossein Nasr, Dr Recep Senturk, Dr Osman Bakar, Syekh Hamza Yusuf dan Dr Chandra Muzaffar, yang banyak menanggapi pertanyaan terkait bebasnya arus informasi di media sosial, korupsi, pelecehan seksual dan tantangan kontemporer lainnya.




BERITA TERKAIT

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah
Lantunan Shalawat Nabi oleh Ust Salman Amrillah di Muktamar NU Lampung
Pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh Qori Terbaik Salman Amrillah di Pembukaan Muktamar NU Lampung
Ditanya soal Berapa Bayaran Berdakwah, Ini Jawaban UAS
Peringatan Maulid, Bupati Ajak ASN dan Masyarakat Teladani Nabi Muhammad
Update Ibadah Umrah, Pemerintah Upayakan Tarif Ditekan
KB Islamiah Damai Peringati Nabi Muhammad SAW
Amran Mahmud Tutup Secara Resmi MTQ Tingkat Kabupaten Wajo
Kartunis Swedia yang Menggambar Nabi Muhammad Tewas Kecelakaan
40 Kata Mutiara Islami dari Hadis Nabi dan Nasihat Ulama

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  4. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  5. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  6. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  7. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  8. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  9. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  10. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

Religi | 2022-01-04

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO,- Sejumlah cendikiawan Muslim terkemuka menekankan pentingnya bimbingan keagamaan bagi generasi muda Muslim dan upaya penanganan informasi agama di internet yang mayoritas ‘menyimpang’ dan mengandung konservatisme. Otoritas cendekiawan ini menyoroti perlunya penciptaan kesadaran yang memadai tentang sirah dan sunah Nabi SAW kepada anak-anak muda sebagai bekal untuk menyiasati tantangan zaman.

Dalam dialog bertema Riyasat-e-Medina, Islam, masyarakat dan kebangkitan etika, yang digelar Otoritas Nasional Rehmatul-lil-Alameen bersama Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, mereka menegaskan peran upaya kolektif tertentu oleh negara-negara Muslim untuk bersiap menghadapi dampak negatif modernitas terhadap pemuda Muslim.

Perdana menteri mengatakan kejahatan seksual telah meningkat tajam di masyarakat dan kasus yang sama dengan korupsi karena masalah ini tidak terbatas pada satu negara. Dia berpendapat bahwa masyarakat harus mengambil sikap melawan korupsi sehingga kejahatan sosial ini tidak terus beranak-pinak.

Baca juga: Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Khan juga menyinggung penyebaran informasi ‘sesat’ yang tersebar di sosial media yang tak jarang berisi konten vulgar dan teori konspirasi untuk melegalkan tindakan-tindakan yang melenceng dari ajaran agama Islam. Perdana menteri juga mengisyaratkan bahwa dia akan mengadakan dialog serupa dengan para cendekiawan terkenal di masa depan untuk mendapatkan pandangan mereka yang mencerahkan tentang isu-isu kontemporer.

Dia mengatakan gagasannya tentang pembentukan Otoritas Nasional Rehmatul-lil-Alameen di Pakistan adalah untuk menyatukan orang-orang di bawah ajaran Sirah dan meningkatkan standar moralitas dan etika dalam masyarakat. Cendekiawan terkemuka di dalamnya termasuk Sheikh Abdullah bin Bayyah, Dr Timothy Winter/Abdal Hakim Murad, Dr Seyyed Hossein Nasr, Dr Recep Senturk, Dr Osman Bakar, Syekh Hamza Yusuf dan Dr Chandra Muzaffar, yang banyak menanggapi pertanyaan terkait bebasnya arus informasi di media sosial, korupsi, pelecehan seksual dan tantangan kontemporer lainnya.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020