POLITIK & PILKADA

Duet Anies- Sandi Berpeluang Terulang di Pilpres 2024

Survei Index Indonesia: Dipasangkan dengan Andi Amran Suara Anies dan Ganjar Naik

Peningkatan Jumlah Pemilih Milenial di Sulsel Meroket, Tantangan bagi Parpol

Pimpin Golkar Lutra, Ini Janji-janji Indah Putri Indriani

Musda DPD II, Tiga Srikandi Ini Pimpin Golkar di Sulsel

OLAHRAGA

  1. Rangking FIFA : Belgia Kokoh di Puncak, Inggris Naik ke 3, Indonesia Urutan Berapa?

  2. Liga Champions : Hadapi Juara Liga Turki, Dortmund Andalkan Ketajaman Erling Haland

  3. Liga Champions : Madrid Unggul Jauh Soal Head to Head, Sinyal Bahaya Untuk Inter?

  4. Skuad MU Ogah Makan Junk Food Usai Lihat Pola Makan Ronaldo, Begini Komentar Solskjaer

  5. Pebalap Pertamina Mandalika Gagal Selesaikan Lomba di Sirkuit Aragon

  6. Dua Gol Ronaldo Antarkan MU ke Puncak Klasemen Liga Inggris

  7. Main dengan Ronaldo, Mimpi yang Jadi Kenyataan untuk Lingard

SELEBRITI

Meski Gugat Cerai Suami, Dhena Devanka Akui Masih Sayang Jonathan Frizzy

Aurel Hamil Lagi, Ini Alasan Atta Halilintar Tutupi Kehamilan Istrinya?

Meski Minta Direhab, Polisi Tetap Bawa Kasus Nia Ramadhani ke Pengadilan

Berawal dari `Nyanyian` Sang Sopir, Ini Kronologi Penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

Artis Nikita Mirzani Ditetapkan Tersangka atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

HUKUM & KRIMINAL

  1. Uang Nasabah Raib Hingga Rp110 M, BNI Sebut Pelaku Berebuat Sendiri

  2. Kejaksaan Agung Tetapkan Alex Noerdin sebagai Tersangka

  3. Cara Oknum Pegawai BNI Tipu Dana Nasabah Hingga Rp61,5 Miliar

  4. LK2P Soroti Proyek RSI Takalar Rp13,6 Miliar

  5. Rossi Ungkap 3 Pembalap yang paling Sulit Dikalahkan

Jokowi: Ekonomi Digital RI akan Jadi yang Terbesar di Asia Tenggara

Ekonomi | 2021-07-13

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi)
JAKARTA, JALURINFO.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan potensi ekonomi digital Indonesia luar biasa besar. Bahkan, menurutnya nilai ekonomi digital Indonesia bisa menjadi yang terbesar di Asia Tenggara pada 2030.

Jokowi mengungkapkan sepanjang tahun lalu, nilai transaksi perdagangan digital Indonesia mencapai Rp 253 triliun. Nilai ini diperkirakan akan meningkat menjadi Rp 330,7 triliun di tahun 2021.

"Nilai ekonomi digital Indonesia diprediksi akan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dalam 10 tahun ke depan," kata Jokowi saat membuka Investor Daily Summit secara virtual, Selasa (13/7).

Baca juga: Presiden Jokowi: Era Kejayaan Komoditas Bahan Mentah Berakhir

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi juga mengatakan ekonomi digital Indonesia diprediksi tumbuh hingga delapan kali lipat di tahun 2030. Nilainya, dari saat ini Rp 632 triliun, dalam 10 tahun ke depan akan menjadi Rp 4.531 triliun.




BERITA TERKAIT

Garuda Kalah di Pengadilan Arbitrase London
Kontrak Habis Tahun 2025, Vale Indonesia Mulai Rencanakan Pembahasan Perpanjangan Kontrak
2022, Kementan Targetkan Produksi Padi 55,2 Juta Ton dan Jagung 20 Juta Ton
Kabar Terbaru Proyek KA Makassar-Parepare,  Menhub Bahas  dengan Jepang
El Salvador Resmi Gunakan Bitcoin jadi Alat Pembayaran
Indef: Cina Merapat ke Afghanistan karena Ambisi Jalur OBOR
Utang Indonesia Nyaris Tembus 6.000 Triliun, Bahayakah?
Sri Mulyani: Urus Izin Usaha Sekarang Gratis, untuk UKM Tak Ada Persyaratan
Utang Garuda Melonjak 229 Persen, Ini Penyebabnya.
Harga Saham Naik 24%, Kekayaan Pemilik Bukalapak Bertambah Hampir 1 Trilliun dalam Sehari

TERPOPULER

  1. Sketsa-sketsa

    IN MEMORIAM Ir. Haji Fajriaty Muhammadiah General Manajer First Toyota Kalla
    Catatan : Syamsu Nur

  2. YBM PLN Beri Beasiswa Tahfidz An Nur Tompobulu

  3. Sketsa-sketsa

    LAPAS TERBAKAR, PELAJARAN YANG SANGAT MAHAL
    Catatan : Syamsu Nur

  4. Cara Oknum Pegawai BNI Tipu Dana Nasabah Hingga Rp61,5 Miliar

  5. Diminati Banyak Negara, Satu Kilogram Sarang Burung Walet Dihargai Puluhan Juta

  6. WHO Minta Negara Kaya Tahan Suntikan Vaksin Dosis Ketiga

  7. Garuda Kalah di Pengadilan Arbitrase London

  8. Kontrak Habis Tahun 2025, Vale Indonesia Mulai Rencanakan Pembahasan Perpanjangan Kontrak

  9. Kandidat Terkuat Panglima TNI versi Pengamat

  10. 2022, Kementan Targetkan Produksi Padi 55,2 Juta Ton dan Jagung 20 Juta Ton

RELIGI

Ini Ketentuan Masa Iddah Bagi Muslimah

Alasan Mengapa Dianjurkan Menghindari Debat Menurut Imam Gazhali

Inilah Pekerjaan Terbaik Menurut Rasulullah SAW

Kemenag Jaring 100 Calon Imam Masjid untuk UEA

Mulai 10 Agustus 2021, Arab Saudi Izinkan Jemaah dari Luar Negaranya untuk Umrah

EKONOMI

  1. Presiden Jokowi: Era Kejayaan Komoditas Bahan Mentah Berakhir

  2. RUU HKPD: Pemda Dapat Terbitkan Sukuk untuk Membiayai Pembangunan

  3. Diminati Banyak Negara, Satu Kilogram Sarang Burung Walet Dihargai Puluhan Juta

  4. Garuda Kalah di Pengadilan Arbitrase London

  5. Kontrak Habis Tahun 2025, Vale Indonesia Mulai Rencanakan Pembahasan Perpanjangan Kontrak

  6. 2022, Kementan Targetkan Produksi Padi 55,2 Juta Ton dan Jagung 20 Juta Ton

  7. Kabar Terbaru Proyek KA Makassar-Parepare, Menhub Bahas dengan Jepang

  8. El Salvador Resmi Gunakan Bitcoin jadi Alat Pembayaran

  9. Indef: Cina Merapat ke Afghanistan karena Ambisi Jalur OBOR

  10. Utang Indonesia Nyaris Tembus 6.000 Triliun, Bahayakah?

  11. Sri Mulyani: Urus Izin Usaha Sekarang Gratis, untuk UKM Tak Ada Persyaratan

  12. Utang Garuda Melonjak 229 Persen, Ini Penyebabnya.

Jokowi: Ekonomi Digital RI akan Jadi yang Terbesar di Asia Tenggara

Ekonomi | 2021-07-13

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi)
Choose Language!
JAKARTA, JALURINFO.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan potensi ekonomi digital Indonesia luar biasa besar. Bahkan, menurutnya nilai ekonomi digital Indonesia bisa menjadi yang terbesar di Asia Tenggara pada 2030.

Jokowi mengungkapkan sepanjang tahun lalu, nilai transaksi perdagangan digital Indonesia mencapai Rp 253 triliun. Nilai ini diperkirakan akan meningkat menjadi Rp 330,7 triliun di tahun 2021.

"Nilai ekonomi digital Indonesia diprediksi akan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dalam 10 tahun ke depan," kata Jokowi saat membuka Investor Daily Summit secara virtual, Selasa (13/7).

Baca juga: Presiden Jokowi: Era Kejayaan Komoditas Bahan Mentah Berakhir

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi juga mengatakan ekonomi digital Indonesia diprediksi tumbuh hingga delapan kali lipat di tahun 2030. Nilainya, dari saat ini Rp 632 triliun, dalam 10 tahun ke depan akan menjadi Rp 4.531 triliun.

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020