POLITIK & PILKADA

Soal Peluang Duet Prabowo-Puan, Pengamat Bilang Begini

Musda DPD II Golkar Solid dan Harmonis, Modal Bagi TP untuk Maju di Pilgub Sulsel

Terpilih Aklamasi, Menantu NA Pimpin Golkar Bantaeng

Sekjen Golkar Sebut Perang Opini Pilpres 2024 Sudah Dimulai

Yel-yel " Taufan Pawe Gubernurku ” Bergemuruh di Hotel Novena Watampone

OLAHRAGA

  1. Tim Dokter Sebut Tidak Ingin Christian Eriksen Meninggal Lagi, Kariernya Berakhir?

  2. Hasil Euro 2020 : Iran Bantai Kamboja Hampir Selusin

  3. Hasil Euro 2020 : Swiss Berbagi Angka dengan Wales

  4. Asisten Pelatih Ungkap Sebab Kekalahan Telak Indonesia dari UEA

  5. Usai Kalahkan Turki di Laga Perdana Euro 2020, Mancini Bilang Begini

  6. Hasil Euro 2020 : Italia Bungkam Turki dengan Skor Telak

  7. Laga Indonesia vs UEA, Hadirkan Fakta Menarik Ini

SELEBRITI

Kejar Lailatul Qadar, Artis Ini Lakukan Itikaf

Akad Nikah Berlangsung Sederhana, UAS Resmi Jadi Suami Fatimah Az Zahra

Nathalie Holscher Dikabarkan Minggat Dari Rumah, Begini Respon Sule

Atta-Aurel Jadi Sorotan Akibat Unggah Video Soal Malam Pertama, Dikritik NU.

Jokowi Jadi Saksi Nikah, Lokasi Pernikahan Atta-Aurel Dijaga Ketat Paspampres

HUKUM & KRIMINAL

  1. Jadi Saksi Di Sidang Agung Sucipto, NA Akui Terima Uang tapi tak terkait Proyek Katanya.

  2. Kasus Benur , Sespri Edhy Prabowo Transfer Uang Rp 1 Miliar Ke rekening Karyawan Toko Durian

  3. Kejati Sultra Dinilai Lamban Eksekusi Dirut PT AKP, Jadi Preseden Buruk Penegakan Hukum Di Sultra

  4. Mahfud MD: Dulu Korupsi Terkoordinir, Sekarang Makin Meluas dan Dilakukan Sendiri-sendiri

  5. Satu Keluarga Kepala Desa di Ilaga Papua Ditembak Mati KKB

Larangan Mudik Mulai Berlaku, Perbatasan Dijaga Ketat

Berita Sul-Sel | 2021-05-06

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Polisi membuat posko pengamanan di perbatasan Maros-Pangkep.
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Larangan mudik lebaran berlaku mulai hari ini, 6-17 Mei mendatang. Di Sulsel, larangan mudik berlaku di luar daerah Makassar, Maros, Gowa dan Takalar.

Kurang lebih 6.000 personel gabungan yang akan turun, terdiri dari personel Dinas Perhubungan Sulsel sekitar 400 lebih, Dinas Perhubungan kabupaten/kota se Sulsel 2.400 orang, dan aparat TNI/Polri 3200 orang.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudiriman Sulaiman mengatakan, substansi kebijakan pelarangan mudik adalah mencegah penyebaran Covid-19, agar tidak terjadi klaster. Pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik, ini merupakan tahun kedua pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena situasi pandemi Covid-19. Dikhawatirkan, akan terjadi ledakan kasus seperti pengalaman libur panjang lebaran tahun lalu.

“Hari raya Idulfitri dirayakan mayoritas warga Indonesia, pergerakan masyarakat akan terjadi dalam bentuk kegiatan ibadah, dan kegiatan di sentra ekonomi, destinasi wisata, kegiatan kebudayaan seperti takbir keliling dan halal bi halal. Ini berpotensi melanggar protokol Kesehatan,” ucap Andi Sudiriman Sulaiman saat apel operasi ketupat di Lapangan Karebosi, Rabu (5/5).

Baca juga: Berantas Premanisme, Polrestabes Makassar Amankan Ratusan Preman

Andi Sudirman menambahkan, kepedulian harus ditingkatkan jangan sampai kegiatan Ramadan dan Idulfitri menimbulkan klaster baru. Ia meminta seluruh petugas mempersiapkan diri dan memberikan dedikasi yang terbaik dalam pelaksanan operasi ketupat.

Langkah-langkah yang dilakukan antara lain mendirikan posko terpadu. Posko ini memiliki kelengkapan pemeriksaan swab antigen dan ruang isolasi. Setiap kendaraan yang berlalu lalang akan diperiksa oleh petugas, pengendara yang akan mudik dipastikan tidak lolos. Kendati begitu, ia mengaku banyak masyarakat yang mudik atau curi star di awal.

“Saya juga perintahkan ke lapangan untuk mengawasi perjalanan internasional secara ketat, pastikan pelaksana karantina ditempat yag ditunjuk sesuai manifest pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Sulsel,” tegasnya.

Pengawasan dan pengamanan juga dipusatkan di tempat keramaian, seperti pusat belanja, terminal, bandara pelabuhan, tempat wisata. Untuk antisipasi pelaku perjalanan dalam negeri seger malaksanakan kegiatan pengamanan di posko terminal, bandar udara, pelabuhan dan stasiun.

Kata Andi Sudirman, kebijakan ini dikecualikan bagi pekerja yang berada di wilayah Aglomerasi atau kawasan Maros, Makassar, Gowa, Takalar (Mamminasata). “Mamminasata tentu itu yang akan menjadi tindak lanjut kita. Karena itu arahan dari kementerian,” ujarnya.

Begitu juga bagi ASN, TNI, Polri yang melaksanakan perjalanan dinas. Pengetatan di wilayah-wilayah arus mudik akan ditahan. Kecuali melakukan perjalanan dinas.




BERITA TERKAIT

Job Fit Pejabat Pemkot Makassar Rampung, Setiap Peserta Direkomendasikan 3 Jabatan, Simak Selengkapnya.
Ini Rekomendasi Lengkap Pansel Soal Hasil Job Fit Pejabat di Lingkup Pemkot Makassar
Plt Inspektorat Sulsel Blak-blakan Soal Penyebab Sulsel Hanya Dapat WDP
Meski Sudah Vaksin, 7.272 Orang Sulsel Batal Berangkat Haji
Ruas Jalan Cabenge Soppeng Rusak Parah, Pemprov Sulsel Lakukan Rekonstruksi
Plt Gubernur Sulsel Bersama Kemenkes Godok RS Pusat Otak Nasional Senilai Rp  900 Miliar
ASS Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Berita Sul-Sel

ASS Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor

dibaca 2209 kali
Naoemi Octarina Tutup Rakerda PKK Sulsel Tahun 2021

Berita Sul-Sel

Naoemi Octarina Tutup Rakerda PKK Sulsel Tahun 2021

dibaca 2094 kali
Jatuh Saat Mendaki Gunung Latimojong, Pendaki Asal Jakarta Ini Meninggal Dunia
Syamsul Bahri Sebut 3 Kontraktor yang Pernah Titipkan Uang 1 Kardus untuk NA

TERPOPULER

  1. DPR Tantang Rizal Ramli dan Rocky Gerung Debat Terbuka Soal Dana Haji

  2. Kejati Sultra Dinilai Lamban Eksekusi Dirut PT AKP, Jadi Preseden Buruk Penegakan Hukum Di Sultra

  3. Soal Kabar Dana Haji Dipakai untuk Infrastruktur, Ini Penjelasan Menko PMK

  4. Satu Keluarga Kepala Desa di Ilaga Papua Ditembak Mati KKB

  5. Sketsa- sketsa

    PEMBANGUNAN STADION MATTOANGIN, “MAJU KENA-MUNDUR KENA”
    Catatan Syamsu Nur

  6. Utamakan Keselamatan Jamaah, Kemenag Batalkan Penyelenggaraan Haji 2021

  7. Syamsul Bahri Sebut 3 Kontraktor yang Pernah Titipkan Uang 1 Kardus untuk NA

  8. Kasus Bocornya Data 279 Juta Penduduk, Polri: Diduga Kuat Berasal dari Pembobolan Data BPJS Kesehatan

  9. Tersangka Kasus Korupsi, Mantan Dirut PT Antam Ditahan Kejaksaan Agung

  10. Sempat Terjadi Perselisihan, Pemda Luwu dan Torut Akhirnya Sepakat Soal Batas Wilayah

RELIGI

Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

Terkait Haji, Yaqut: Kemenag Akan Fokus untuk Persiapan Haji Tahun Depan

Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

Calon Jamaah Haji Ramai-ramai Tarik Setoran Pelunasan, Begini Komentar Kemenag

Isu Dana Haji Disalahgunakan, Muhadjir Datangi BPKH

EKONOMI

  1. Indef: PPN Sembako Premium Berpotensi Mendorong Lonjakan Impor Pangan

  2. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

  3. Terkait Rencana Pajak Sembako, Ekonom: Sebaiknya Hanya Berlaku di Retail Modern

  4. Garuda Sudah Pangkas Lebih 20 Persen Karyawannya Sejak Pandemi

  5. Pelaku UMKM Sebut Munas Kadin Berkah bagi Sultra

  6. Gali Potensi Pajak, Pemerintah Akan Gabung Data NIK dan NPWP

  7. Menkeu Akan Kenakan Pajak 35 Persen Untuk Pendapatan 5 Milyar

  8. Jelang Idul Fitri, ini Jumlah Uang Tunai yang Disiapkan BTN

  9. Penjelasan Sri Mulyani Soal Penyebab THR PNS Tak Dibayar Penuh Tahun Ini

  10. Tak Cuma PNS, Jokowi dan Anggota DPR Juga Dipastikan Dapat THR

  11. Tindaklanjuti Aduan Terkait Pembayaran THR, Kemnaker Bentuk Posko THR Keagamaan 2021

  12. Wow Harga Ikan di Palopo Melonjak, Tembus 1 Juta Per Gabus

Larangan Mudik Mulai Berlaku, Perbatasan Dijaga Ketat

Berita Sul-Sel | 2021-05-06

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Polisi membuat posko pengamanan di perbatasan Maros-Pangkep.
Choose Language!
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Larangan mudik lebaran berlaku mulai hari ini, 6-17 Mei mendatang. Di Sulsel, larangan mudik berlaku di luar daerah Makassar, Maros, Gowa dan Takalar.

Kurang lebih 6.000 personel gabungan yang akan turun, terdiri dari personel Dinas Perhubungan Sulsel sekitar 400 lebih, Dinas Perhubungan kabupaten/kota se Sulsel 2.400 orang, dan aparat TNI/Polri 3200 orang.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudiriman Sulaiman mengatakan, substansi kebijakan pelarangan mudik adalah mencegah penyebaran Covid-19, agar tidak terjadi klaster. Pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik, ini merupakan tahun kedua pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena situasi pandemi Covid-19. Dikhawatirkan, akan terjadi ledakan kasus seperti pengalaman libur panjang lebaran tahun lalu.

“Hari raya Idulfitri dirayakan mayoritas warga Indonesia, pergerakan masyarakat akan terjadi dalam bentuk kegiatan ibadah, dan kegiatan di sentra ekonomi, destinasi wisata, kegiatan kebudayaan seperti takbir keliling dan halal bi halal. Ini berpotensi melanggar protokol Kesehatan,” ucap Andi Sudiriman Sulaiman saat apel operasi ketupat di Lapangan Karebosi, Rabu (5/5).

Baca juga: Berantas Premanisme, Polrestabes Makassar Amankan Ratusan Preman

Andi Sudirman menambahkan, kepedulian harus ditingkatkan jangan sampai kegiatan Ramadan dan Idulfitri menimbulkan klaster baru. Ia meminta seluruh petugas mempersiapkan diri dan memberikan dedikasi yang terbaik dalam pelaksanan operasi ketupat.

Langkah-langkah yang dilakukan antara lain mendirikan posko terpadu. Posko ini memiliki kelengkapan pemeriksaan swab antigen dan ruang isolasi. Setiap kendaraan yang berlalu lalang akan diperiksa oleh petugas, pengendara yang akan mudik dipastikan tidak lolos. Kendati begitu, ia mengaku banyak masyarakat yang mudik atau curi star di awal.

“Saya juga perintahkan ke lapangan untuk mengawasi perjalanan internasional secara ketat, pastikan pelaksana karantina ditempat yag ditunjuk sesuai manifest pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Sulsel,” tegasnya.

Pengawasan dan pengamanan juga dipusatkan di tempat keramaian, seperti pusat belanja, terminal, bandara pelabuhan, tempat wisata. Untuk antisipasi pelaku perjalanan dalam negeri seger malaksanakan kegiatan pengamanan di posko terminal, bandar udara, pelabuhan dan stasiun.

Kata Andi Sudirman, kebijakan ini dikecualikan bagi pekerja yang berada di wilayah Aglomerasi atau kawasan Maros, Makassar, Gowa, Takalar (Mamminasata). “Mamminasata tentu itu yang akan menjadi tindak lanjut kita. Karena itu arahan dari kementerian,” ujarnya.

Begitu juga bagi ASN, TNI, Polri yang melaksanakan perjalanan dinas. Pengetatan di wilayah-wilayah arus mudik akan ditahan. Kecuali melakukan perjalanan dinas.

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020