Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal

Berita Sul-Sel | 2022-02-14

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto dan Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana Pantau Vaksinasi Anak di SD Kristen Hati Kudus, Kamis (3/2)
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau Booster mulai digelar Pemerintah sejak dari Januari 2022. Tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran virus dari Wuhan tersebut, dimana sampai saat ini masih terus merebak.

Program vaksinasi ini, tak hanya dilakukan pada masyarakat biasa, anggota polisi selaku pelayan masyarakat juga wajib mengikuti vaksinasi booster.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

“Kita (polisi) juga sama masyarakat biasa. Kesehatan itukan tidak mengenal apakah dia polisi, pejabat atau suku apa, semuanya sama,” kata Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando, Minggu (13/2).

Maka dari itu, lajut Lando–sapaan akrabnya, seluruh anggota polisi yang bertugas di jajaran Polrestabes Makassar wajib melakukan vaksin booster. Bukan hanya anggota polisi, keluarganya pun seperti isteri atau anaknya yang sudah berusia 18 tahun ke atas dan sudah memiliki KTP wajib vaksin.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi
26  Februari, Ganas Annar MUI Sulsel Dikukuhkan

Berita Sul-Sel

26 Februari, Ganas Annar MUI Sulsel Dikukuhkan

dibaca 63783 kali

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal

Berita Sul-Sel | 2022-02-14

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto dan Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana Pantau Vaksinasi Anak di SD Kristen Hati Kudus, Kamis (3/2)
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO.COM - Vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau Booster mulai digelar Pemerintah sejak dari Januari 2022. Tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran virus dari Wuhan tersebut, dimana sampai saat ini masih terus merebak.

Program vaksinasi ini, tak hanya dilakukan pada masyarakat biasa, anggota polisi selaku pelayan masyarakat juga wajib mengikuti vaksinasi booster.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

“Kita (polisi) juga sama masyarakat biasa. Kesehatan itukan tidak mengenal apakah dia polisi, pejabat atau suku apa, semuanya sama,” kata Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando, Minggu (13/2).

Maka dari itu, lajut Lando–sapaan akrabnya, seluruh anggota polisi yang bertugas di jajaran Polrestabes Makassar wajib melakukan vaksin booster. Bukan hanya anggota polisi, keluarganya pun seperti isteri atau anaknya yang sudah berusia 18 tahun ke atas dan sudah memiliki KTP wajib vaksin.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020